PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MI NEGERI 1 PATI

Ma'ali, Haizatul (2025) PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MI NEGERI 1 PATI. skripsi thesis, STAI Al-Anwar Sarang Rembang.

[img] Text
BAGIAN AWAL.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (593kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
CURRICULUM VITAE.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan pembelajaran matematika di MI Negeri 1 Pati yang mengintegrasikan tiga elemen utama pendekatan deep learning, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran matematika dengan pendekatan deep learning serta menganalisis bagaimana pendekatan tersebut membentuk kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari guru dan siswa kelas V MI Negeri 1 Pati. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes tertulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning telah berjalan sesuai dengan ketiga elemennya, ditandai dengan siswa yang tampak lebih fokus dan teliti, mampu mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari, serta merasakan suasana belajar yang menyenangkan. Berdasarkan analisis lima indikator Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA), kemampuan inference terlihat ketika siswa mampu menarik kesimpulan dari permasalahan kontekstual, recognition of assumptions muncul saat siswa mengidentifikasi hal-hal yang belum pasti kebenarannya, deduction tampak ketika siswa menarik kesimpulan logis dari premis matematika yang diberikan, interpretation terlihat dari kemampuan siswa memahami dan menafsirkan data atau informasi dalam soal, serta evaluation of argument tercermin dari kemampuan siswa menilai alasan atau solusi yang tepat dalam penyelesaian masalah. Kata kunci: Deep Learning, Berpikir Kritis, WGCTA, Matematika.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyyah > Metode Pembelajaran
Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyyah > Pendidikan Matematika
Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyyah > Psikologi Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Depositing User: Haizatul Ma'ali
Date Deposited: 20 Dec 2025 05:47
Last Modified: 20 Dec 2025 05:47
URI: http://repo.staialanwar.ac.id/id/eprint/2176

Actions (login required)

View Item View Item