Ghorro', Malihatul (2025) TINGKAT PEMAHAMAN GURU SLB A, B, D NEGERI TUBAN TERHADAP KAMUS SIBI. skripsi thesis, STAI AL-AnwarSarang Rembang.
|
Text
BAGIAN AWAL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (863kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (594kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text
CURRICULUM VITAE.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (884kB) |
Abstract
Tingkat pemahaman guru dalam menggunakan bahasa isyarat SIBI bervariasi. Terdapat guru yang sangat faham bahasa isyarat SIBI dengan petunjuk, guru tersebut mampu menerjemahkan kalimat dalam bentuk isyarat SIBI serta mampu menjelaskan dalam sebagian proses pembelajaran menggunakan isyarat SIBI. Selain itu, terdapat pula guru yang kurang faham bahasa isyarat SIBI dengan petunjuk, guru hanya mengetahui sebatas isyarat huruf abjad SIBI. Perbedaan tingkat pemahaman dan penggunaan SIBI ini berpotensi memengaruhi efektivitas pembelajaran dan kualitas komunikasi antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman guru SLB A, B, D Negeri Tuban terhadap kamus SIBI. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus deskriptif tunggal mendalam (single holistic case study). Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas IV tunarungu SLB A, B, D Negeri Tuban. Wujud data dalam penelitian ini adalah pemahaman guru kelas tunarungu terhadap SIBI. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama pemahaman guru SLB A, B, D Negeri Tuban terhadap Kamus SIBI bukanlah kekurangan materi, melainkan ketidakmampuan fundamental untuk membedakan SIBI dan BISINDO. Keterbatasan guru pada penguasaan ejaan abjad SIBI tanpa memahami konteks holistik (gerakan dan ekspresi wajah) membuat Kamus SIBI tidak efektif, karena komunikasi yang berhasil hanya terjadi pada guru yang memprioritaskan pemahaman makna mendalam. Ketidakmampuan membedakan kedua sistem ini menciptakan dampak negatif yang serius, di mana guru mengabaikan ekspresi wajah dan konteks, yang pada akhirnya menghambat penguasaan bahasa baku SIBI untuk akademik siswa, merusak pemahaman pelajaran, dan menyebabkan bahasa alami serta budaya siswa tidak diakui di lingkungan sekolah, yang pada gilirannya merusak hubungan baik antara guru dan siswa. Kata Kunci: Pemahaman Guru, Kelas Tunarungu dan Kamus SIBI
| Item Type: | Thesis (skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyyah > Bahan Ajar |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) |
| Depositing User: | Malihatul Ghorro' |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 07:46 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 07:46 |
| URI: | http://repo.staialanwar.ac.id/id/eprint/2192 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
