ANALISIS AL-WUJŪH WA AL-NAẒĀIR KATA FALĀH, SA’ĪD DAN FAWZ DALAM AL-QUR`AN PERSPEKTIF SALWA MUHAMMAD AL-‘AWWA

Fatah, Abdul (2025) ANALISIS AL-WUJŪH WA AL-NAẒĀIR KATA FALĀH, SA’ĪD DAN FAWZ DALAM AL-QUR`AN PERSPEKTIF SALWA MUHAMMAD AL-‘AWWA. skripsi thesis, STAI Al-Anwar Sarang Rembang.

[img] Text
HALAMAN AWAL.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
CURRICULUM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Dalam kajian ilmu al-Qur’an terdapat istilah al-Wujūh wa al-Naẓāir. Wujūh adalah satu kata yang memiliki banyak makna, sedangkan naẓāir adalah kata-kata yang berbeda namun memiliki kesamaan makna. Istilah wujūh dipadankan dengan polisemi, dan istilah naẓāir dipadankan dengan sinonim. Penelitian ini membahas tentang tiga kata yaitu falāḥ, sa’īd, dan fawz. Ketiga kata tersebut memiliki kesamaan makna yakni beruntung atau bahagia. Dalam penelitian ini berisi analisis tentang tiga kata yaitu falāḥ, sa’īd, dan fawz berdasarkan tiga konteks yaitu konteks umum, konteks tema dan konteks bahasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kepustakaan (library reseach). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Pendekatan yang dipakai ialah linguistik dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori siyāq Salwā Muḥammad al-Awwa’. Berdasarkan penelitian serta analisis yang dilakukan, hasilnya ditemukan makna dari kata falāḥ, sa’īd, dan fawz. Kata falāḥ bermakna orang yang bahagia di akhirat dan mendapatkan surga sebab amal baiknya. Kata sa’īd adalah orang yang mendapat kebahagiaan di akhirat berupa surga karena amal baiknya. Kata fawz adalah orang yang mendapatkan kebahagiaan di akhirat berupa surga karena amal baiknya. Kata falāḥ dan sa’īd biasanya disandingkan dengan kata shaqqiy dan ashqā yang bermakna celaka. Adapun perbedaan ketiga kata tersebut adalah, falāḥ diartikan sebagai keberhasilan yang diraih melalui usaha moral dan spiritual dalam mengikuti petunjuk Allah, sa’īd diartikan sebagai Status bahagia (selamat) yang ditetapkan Allah di hari kiamat, sebagai nasib akhir seseorang, dan fawz adalah kemenangan besar berupa keselamatan mutlak dari azab dan masuk surga. Fawz adalah hasil akhir yang bersifat puncak kemenangan. Keywords:Al-Wujūh wa al-Naẓāir, Falāḥ, Saīd, Fawz, Salwā Muḥammad

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: Al-Qur’an dan Tafsir > Ilmu al-Quran dan Tafsir (Umum)
Al-Qur’an dan Tafsir > Semantik
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir (IAT)
Depositing User: Abdul Fatah
Date Deposited: 24 Jan 2026 01:18
Last Modified: 24 Jan 2026 01:18
URI: http://repo.staialanwar.ac.id/id/eprint/2206

Actions (login required)

View Item View Item